Lautan Manusia di Pangarengan, Konser Amal Valen D’Academy 7 Satukan Hiburan dan Kepedulian

SAMPANG, SuaraPertiwi.id – Lapangan Karapan Sapi Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, berubah menjadi lautan manusia pada Sabtu (14/02/2026) siang. Ribuan warga dari berbagai penjuru Madura memadati lokasi demi menyaksikan penampilan bintang dangdut jebolan D’Academy, Valen D’Academy 7, dalam gelaran Konser Amal 1 Irama Peduli Nusantara.
Sejak pagi hari, antrean penonton sudah mengular untuk mendapatkan posisi terbaik di depan panggung. Terik matahari yang menyengat tak menyurutkan semangat masyarakat. Justru, antusiasme kian terasa ketika Valen naik ke atas panggung. Sorak sorai langsung pecah, menyambut aksi panggung enerjik dan vokal emasnya yang membius ribuan pasang mata.
Lagu demi lagu dibawakan dengan penuh penghayatan. Penonton larut, ikut bernyanyi bersama, menciptakan atmosfer kemeriahan yang mengguncang Lapangan Pangarengan. Namun konser ini bukan sekadar pesta musik. Di balik megahnya tata panggung yang digarap Sahabat Organizer, tersimpan misi kemanusiaan yang kuat.
Ketua Pelaksana Konser Amal 1 Irama Peduli Nusantara, Susilarini, mengungkapkan rasa syukur atas tingginya partisipasi masyarakat. Wanita yang akrab disapa Bunda Ririn itu menilai, kegiatan ini menjadi bukti bahwa seni dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan.
“Ini bukan hanya konser, tetapi gerakan berbagi untuk saudara-saudara kita di seluruh Nusantara. Terima kasih kepada masyarakat yang sudah hadir dan ikut berpartisipasi,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari para penonton. Ivan, warga Sampang, mengaku bangga bisa menikmati hiburan sekaligus terlibat dalam aksi sosial. Hal senada disampaikan Safira, penonton asal Pamekasan yang sengaja datang karena tertarik dengan konsep konser amal tersebut.
“Datang bukan cuma untuk terhibur, tapi juga bisa ikut beramal. Konsepnya keren dan bermakna,” ungkap Safira.
Kolaborasi solid antara Sahabat Organizer, Sampang Kreatif, Madura Travel, serta sejumlah mitra pendukung lainnya membuat acara berlangsung tertib dan lancar. Mulai dari pengamanan, kenyamanan penonton, hingga kualitas audio visual, seluruh rangkaian kegiatan berjalan maksimal.
Menjelang penghujung acara, suasana yang semula riuh perlahan berubah khidmat. Setelah membawakan deretan lagu hits, Valen memberikan kejutan dengan melantunkan sholawat sebagai penutup penampilannya. Ia mengajak seluruh penonton untuk bersama-sama bersholawat.
“Mari kita khusyu’, bersama-sama kita bersholawat,” ucapnya penuh penghayatan.
Seketika, ribuan suara menyatu dalam lantunan sholawat, menghadirkan suasana sejuk dan religius di tengah keramaian konser. Momen tersebut menjadi penegas bahwa Konser Amal 1 Irama Peduli Nusantara bukan sekadar hiburan rakyat, melainkan juga ruang untuk menumbuhkan empati dan solidaritas sosial.
Dengan donasi yang berhasil dihimpun, panitia berharap kegiatan ini memberi dampak nyata bagi program Peduli Nusantara ke depan. Konser ini pun menjadi catatan tersendiri di Sampang, bahwa irama musik mampu bertransformasi menjadi gerakan kemanusiaan yang menyentuh hati. (SIR)