Berita

Dikukuhkan Sebagai Bunda GenRe, Selviana Slamet Junaidi Tekan Penurunan Stunting di Sampang

SURABAYA, SuaraPertiwi.id – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sampang, Selviana Slamet Junaidi mengikuti Pengukuhan Bunda Generasi Berencana (Genre) masa bakti tahun 2025 – 2028. Pengukuhan tersebut, diikuti secara virtual beralamatkan. Hotel Morazen Jalan, Kayoon No. 4-10 Embong Kaliasin Kecamatan Genteng Kota Surabaya Jawa Timur. Jum’at, 21 November 2025.

Acara yang digelar oleh Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur tersebut, di buka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen Bunda Genre serta penyematan selempang.

Seusai prosesi tersebut, Ketua Penggerak PKK kabupaten Sampang, Selviana Slamet Riyadi mengatakan, selaras dengan program yang dilakukan oleh pemerintah pusat maupun provinsi serta program kabupaten, ia akan berkolaborasi dengan dinas terkait untuk sama-sama mengatasi persoalan tersebut. Mulai dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pertanian hingga Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A).

“Untuk program yang sudah ada kita lanjutkan. Kemudian kita akan berkolaborasi, nanti saya bersama kader akan berupaya untuk menekan angka stunting,” kata Selviana Slamet Junaidi seusai acara.

Dia menjelaskan, persoalan stunting adalah masalah yang cukup kompleks. Oleh sebab itu, untuk menanganinya diperlukan kekompakan berbagai pihak. “Kita berikan pengertian atau sosialisasi secara berkala,” urai dia.

Foto Bersama Selviana Slamet Junaidi Beserta Kadinkes dan PKK Pokja 4

Di kesempatan yang sama, Evi – sapaan akrab Selviana Slamet Junaidi pun mengurai sebenarnya, angka stunting dapat semakin masif ditekan dengan dua cara. Diantaranya yakni pencegahan dan pengobatan. “Bukan hanya anaknya saja yang kita lihat. Jadi yang utama adalah faktor orang tua maupun keluarga. Nah faktor orang tua ini lah yang mempengaruhi psikologis anak, gizi, nutrisi hingga kebersihannya,” paparnya.

Oleh sebab itu, rencananya sembari membentuk kepengurusan PKK tingkat Kabupaten, Kecamatan, dan Desa sudah selesai. Tujuannya agar program stunting dapat terlampaui tetapi tetap memperhatikan disiplin prokes. “Sedang kita susun untuk itu. Bisa jadi pertemuan secara virtual tetapi kita kemas dengan konsep yang berbeda dan semenarik mungkin,” pungkas dia. (Red)

Related Articles

Back to top button