BeritaPemerintahan

Bupati Sampang Teken MoU dengan Kementerian Agama, Penguatan Pendidikan Umum dan Keagamaan 

Bupati Sampang Teken MoU dengan Kementerian Agama, Penguatan Pendidikan Umum dan Keagamaan

 

SAMPANG, SuaraPertiwi.id — H. Slamet Junaidi Bupati Sampang resmi tanda tangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sampang sebagai langkah strategis memperkuat sinergi pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Sampang bertempat di Prenggitan Pendapa Trunojoyo pada Senin (26/01/2026) pagi.

Penandatanganan MoU berlangsung khidmat dan disaksikan jajaran pejabat dari kedua instansi. Kesepakatan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menghadirkan layanan pendidikan yang terintegrasi antara pendidikan umum dan pendidikan keagamaan.

Kepala Kemenag Kabupaten Sampang, H. Fandi, S.Ag, menegaskan bahwa kerja sama tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan pondasi penting dalam membangun karakter generasi muda Sampang.

“MoU ini adalah komitmen nyata kami untuk memperkuat pendidikan karakter, akhlak, dan nilai keagamaan yang selaras dengan sistem pendidikan nasional. Kami ingin memastikan anak-anak Sampang tumbuh cerdas secara intelektual, spiritual, dan sosial,” tegas H. Fandi.

Fandi menambahkan, kerja sama ini juga bertujuan menyelaraskan arah kebijakan pendidikan keagamaan dengan program pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat.

“Tujuan kami adalah menyelaraskan pendidikan keagamaan dengan kebijakan pemerintah agar seluruh program berjalan seiring, saling menguatkan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sampang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan dunia pendidikan ke depan.

“Sinergi antara Disdik dan Kemenag sangat penting agar tidak terjadi sekat antara pendidikan umum dan pendidikan keagamaan. Dengan kerja sama ini, kami berharap kualitas pendidikan di Sampang semakin inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui MoU tersebut, kedua lembaga sepakat memperkuat kerja sama dalam peningkatan mutu tenaga pendidik, pengembangan kurikulum berkarakter, serta pelaksanaan program pendidikan yang berbasis nilai religius dan kebangsaan.

Kemenag dan Disdik Sampang berkomitmen menindaklanjuti kesepakatan ini dengan program-program konkret yang berdampak langsung bagi peserta didik, tenaga pendidik, serta kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Sampang. (SIR)

Related Articles

Back to top button