BeritaPendidikan

Wabup Sampang Hadiri Sidang Senat Terbuka, Wisuda Ke-14 Stikes Sukma Wijaya di Pamekasan

PAMEKASAN, SuaraPertiwi.id – H. Ahmad Mahfudz Wakil Bupati Sampang menghadiri dan sekaligus tamu kehormatan dalam rangka sidang senat terbuka bertempat di Ballroom hotel front One. Jalan Jokotole No. 282, Lumbang, Bundaran, kecamatan Pademawu, kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Pada Kamis 27 November 2025.

Kampus Stikes Sukma Wijaya Sampang dalam acara Wisudawan yang ke-14 turut dihadiri, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur H. Agus Wahyudi, Kepala kantor Kemenag kabupaten Sampang, Kepala Dinkes dan KB atau yang mewakili, Kepala Dinkes dan KB Pamekasan atau yang mewakili, Pembina Yayasan Sosial dan Pendidikan Ragapadmi: dr. Zaky Sukmajaya Sp. OG, Ketua Yayasan Sosial dan Pendidikan Ragapadmi: dr. Dwi Herlinda Lusi Harini, Ketua Dewan Pengawas Stikes Sukma Wijaya Sampang: H. Rudi Setiadi, Ketua Stikes Sukma Wijaya Sampang: Rikhly Faradisy M, S. ST., M. Kes, Pimpinan Rumah Sakit, Klinik, dan Puskesmas, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Prov. Jatim, Ketua IBI kab. Sampang, Ketua IBI kab. Pamekasan, Rekan dan Mitra Kerja Stikes Sukma Wijaya Sampang, Orang tua/wali wisudawan.

Sambutan Lora Mahfudz akrab disapa menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan. Momen yang ditunggu-tunggu ini telah tiba. Inilah buah dari pencapaian saudara selama menempuh studi di Stikes Sukma Wijaya. Ucapan selamat juga saya ucapkan kepada pembina, pengurus yayasan, dewan pengawas, dan civitas akademika Stikes Sukma Wijaya Sampang atas kerja kerasnya selama ini dalam menjaga eksistensi lembaga pendidikan tinggi ini.

“Tak lupa, saya juga ucapkan selamat kepada orang tua/wali wisudawan karena hari ini putri kebanggaan bapak dan ibu dinyatakan tuntas menempuh studi dan layak secara akademisi untuk mengabdikan ilmunya bagi masyarakat,” hatur nya.

Selanjutnya wisuda ini merupakan bukti bahwa upaya menyiapkan SDM Sampang yang berkualitas dan kompetitif terus berjalan. Kali ini, Stikes Sukma Wijaya telah membuktikan ikut berkontribusi dengan meluluskan 93 Mahasiswa D3 Kebidanan. Kini, tiba waktunya bagi para wisudawan ini untuk menerapkan kompetensi dan keahliannya, menjadi tenaga kebidanan yang berkualitas dan humanis dalam melayani masyarakat.

“Dewasa ini, profesi kebidanan menghadapi tantangan yang tak mudah. Perkembangan teknologi kesehatan menuntut para bidan untuk mampu beradaptasi dengan digitalisasi layanan, mulai dari penggunaan rekam medis elektronik, Telehealth, hingga aplikasi pemantau kehamilan. Artinya, keterampilan digital dan pemahaman tentang keamanan data pasien menjadi bagian penting dari kompetensi seorang bidan modern,”jelasnya.

Terakhir pemerintah kabupaten Sampang berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan, terutama dibidang kesehatan ibu dan anak.

“Saya berharap para wisudawan Stikes Sukma Wijaya dapat mengambil peran penting dalam upaya tersebut, baik melalui praktek di fasilitas kesehatan maupun edukasi di masyarakat,” Akhirnya. (SIR)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button