Berita

Milad ke-29 Darussyahid, IKADA Resmi Dikukuhkan Perkuat Sinergi Alumni dan Pesantren

Milad ke-29 Darussyahid, IKADA Resmi Dikukuhkan Perkuat Sinergi Alumni dan Pesantren

 

SAMPANG, SuaraPertiwi.id – Peringatan Milad ke-29 Pondok Pesantren Darussyahid berlangsung khidmat dan sarat makna. Momentum tersebut dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta pelantikan dan pengukuhan Pengurus Ikatan Alumni Darussyahid (IKADA). Kegiatan digelar di Jalan Merapi Gg II, Kelurahan Rong Tengah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Pada kesempatan itu, Abdul Holik Ali Hudi resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum IKADA. Pengucapan sumpah jabatan dipandu langsung oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darussyahid, RK. Idris Abdau Razi, di hadapan para masyayikh, alumni, santri, dan tamu undangan.

Prosesi pelantikan berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Pengasuh Pondok Pesantren Darussyahid KH. Ahmad Fahrurrazi Faruq bersama para masyayikh: KH. Aunur Rofiq Mansur, KH. Abdullah Mansur, KH. Jamaluddin Malik Mansur, KH. Abd. Muhaimin Mansur, dan KH. Aidul Fitri Zaini.

Tausiyah disampaikan oleh KH. Fauzan Badruddin yang mengajak seluruh alumni untuk menjaga ukhuwah, memperkuat loyalitas terhadap almamater, serta terus berkontribusi di tengah masyarakat.

Kehadiran para nyai, yakni Nyai Hj. Saudah Mansur, Nyai Hj. Sur Sariyah Murad, dan Nyai Hj. Fatatur Rohmah, menambah kekhidmatan acara melalui doa dan restu bagi keberlanjutan perjuangan pondok.

Dari unsur pemerintahan, Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz hadir bersama perwakilan Kapolres Sampang, Dandim 0828 Sampang, Camat Sampang Agus Susanto, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, RK. Idris Abdau Razi menegaskan bahwa pembentukan kepengurusan IKADA harus dimaknai sebagai langkah strategis memperkuat konsolidasi alumni.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial. Alumni merupakan aset besar pesantren. Dengan kepengurusan yang solid, sinergi antara alumni dan pondok harus semakin nyata dan berdampak,” ujarnya.

Sementara itu, Abdul Holik Ali Hudi menyampaikan komitmennya untuk menjadikan IKADA sebagai wadah yang inklusif dan produktif.

“Kami ingin IKADA menjadi ruang pemersatu lintas generasi. Selain mempererat silaturahmi, kami juga siap menginisiasi program sosial, pendidikan, dan dakwah yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Rangkaian Milad ke-29 ini ditutup dengan doa bersama dan refleksi perjalanan Pondok Pesantren Darussyahid yang telah melahirkan banyak alumni berkiprah di berbagai bidang. Momentum tersebut menjadi penguat tekad bersama untuk menjaga tradisi keilmuan, nilai perjuangan, serta memperkokoh jaringan alumni di tengah tantangan zaman. (SIR)

Related Articles

Back to top button