Berita

Bupati Sampang Salurkan Santunan 1.500 Anak Yatim Terima Bantuan di Pendapa Trunojoyo

SAMPANG, SuaraPertiwi.id – H. Slamet Junaidi Bupati Sampang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) kembali menyalurkan santunan bagi anak yatim. Program tersebut sudah memasuki tahap 10, 11, 12 dan dilaksanakan di Pendopo Trunojoyo, Kamis (04/12/2025).

Sebanyak 1.500 anak yatim menerima bantuan pada kesempatan kali ini. Mereka berasal dari 14 kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Sampang. Setiap anak mendapatkan santunan sebesar Rp 500 ribu.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Sampang, Selviana Slamet Junaidi, yang hadir mewakili bupati. Proses penyaluran berlangsung dengan tertib hingga acara selesai.

Selviana Slamet Junaidi saat di wawancarai media SuaraPertiwi.id menyampaikan, anak yatim memiliki hak yang sama untuk mendapat perhatian dan kasih sayang. Kehilangan orang tua tidak boleh membuat mereka terabaikan.

“Dengan begitu, sudah seharusnya kita harus selalu ada untuk anak yatim. Meneladani Nabi Muhammad SAW yang sangat mencintai anak yatim. Sebab, mereka para anak yatim juga membutuhkan sesama. Sudah seharusnya dalam hidup kita menyayangi anak yatim,” ujarnya.

Selviana menekankan bahwa santunan tersebut bukan hanya sekadar bentuk bantuan ekonomi, melainkan juga sebagai wujud kasih sayang dan kepedulian sosial. Menurutnya, kehadiran pemerintah bersama masyarakat menjadi penguat moral bagi anak-anak yatim.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menebar kebaikan dan perhatian kepada anak yatim. Dengan begitu, mereka tidak merasa sendirian dalam menjalani kehidupan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sampang, H. Anwar Abdullah, menjelaskan program santunan ini merupakan komitmen nyata pemerintah daerah. Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim menjadi prioritas karena mereka termasuk kelompok rentan yang membutuhkan dukungan berkelanjutan.

“Harapannya, program ini dapat mengurangi beban ekonomi para anak yatim. Selain itu, agar ada peningkatan taraf hidup anak yatim agar kelak menjadi generasi bangsa yang sukses,” terang Kadinsos

Ia menambahkan, anak yatim penerima bantuan berasal dari berbagai kecamatan, dan data penerima dihimpun secara berjenjang. Dengan begitu, distribusi santunan dapat berjalan merata sesuai target yang ditetapkan. (SIR)

Related Articles

Back to top button