BeritaKesehatanNasionalPemerintahan

Bupati Sampang Hadiri Peringatan Hari Kusta Sedunia 2026 di Kemenkes RI

Bupati Sampang Hadiri Peringatan Hari Kusta Sedunia 2026 di Kemenkes RI

 

JAKARTA, SuaraPertiwi.id – Pemerintah Kabupaten Sampang menunjukkan komitmennya dalam upaya penanggulangan penyakit kusta dengan menghadiri kegiatan Peringatan Hari Kusta Sedunia (World Leprosy Day) 2026 yang digelar di Auditorium Prof. Dr. G. A. Siwabessy, Gedung Prof. Dr. Sujudi, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting dari pemerintah pusat maupun daerah. Di antaranya Menteri Kesehatan RI, Wakil Menteri Kesehatan RI, Plt. Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI, serta berbagai perwakilan organisasi kesehatan nasional dan internasional.

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Sampang H. Slamet Junaidi beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Sampang, termasuk Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Sampang Dr. Dwi Herlinda Lusi Harini serta Plt. Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kabupaten Sampang bersama staf yang bertugas.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai lembaga seperti WHO Indonesia, Sasakawa Health Foundation, Yayasan NLR Indonesia, Kolegium Dermatologi, Venereologi dan Estetika Indonesia, Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI), Habibie Center, OUCRU (Oxford University Clinical Research Unit), serta perwakilan penyintas kusta dan media.

Momentum peringatan Hari Kusta Sedunia ini menjadi ajang untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghapus stigma terhadap penyintas kusta sekaligus mempercepat upaya eliminasi penyakit tersebut di Indonesia.

Sambutan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi

Dalam kesempatan itu, Bupati Sampang menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam upaya pencegahan dan penanganan penyakit kusta di daerah.

“Kusta bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga persoalan sosial. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama semua pihak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menghapus stigma terhadap para penyintas,” ujar Haji Idi akrab disapa.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sampang akan terus mendukung program pemerintah pusat dalam penanggulangan penyakit menular, termasuk kusta, melalui penguatan layanan kesehatan di tingkat puskesmas hingga edukasi kepada masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Sampang berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan serta melakukan edukasi kepada masyarakat agar deteksi dini dan pengobatan kusta dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” pungkasnya. (SIR)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button