Berita

“Atelasen e Sampang” Jadi Tema Parade Daul-Combodug 2026, Kampoeng-Barisan Reng Manggis Diurutan 25 Tetap Semangat

“Atelasen e Sampang” Jadi Tema Parade Daul-Combodug 2026, Kampoeng-Barisan Reng Manggis Diurutan 25 Tetap Semangat

 

SAMPANG, SuaraPertiwi.id – Parade Daul Combodug 2026 kembali memeriahkan Kabupaten Sampang selama dua hari, Jum’at, 27 Maret 2026 hingga Sabtu, 28 Maret 2026, Mengusung tema “Atelasen e Sampang”, kegiatan ini menjadi simbol kekuatan budaya dan kebersamaan masyarakat Sampang. Sebanyak 30 grup Daul Combo dan 32 grup Daul Dugdug ambil bagian dalam parade yang digelar meriah tersebut.

Ribuan mata memandang grup Dugdug KAMPOENG BARISAN RENG MANGGIS dengan nomor urut 25 yang masih tetap semangat, warga tumpah ruah di sepanjang rute parade, mulai dari utara Patung Sapi Alun-Alun Trunojoyo hingga finis di Monumen Trunojoyo. Suara khas musik daul dan semangat peserta menyemarakkan suasana, menjadikan event ini sebagai salah satu ikon budaya Sampang Madura yang paling dinanti.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, yang akrab disapa Aba Idi, hadir membuka di hari yang kedua acara parade Daul Combodug tersebut, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya harus dimulai dari kecintaan terhadap tanah kelahiran.

“Mustahil membangun Sampang tanpa cinta. Insyaallah, kami memiliki cinta yang tulus untuk terus memajukan kabupaten Sampang ini, termasuk melalui pelestarian seni dan budaya,” ujar Orang nomor satu di Kabupaten Sampang.

Aba Idi menambahkan bahwa parade ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang ekspresi dan edukasi budaya bagi generasi muda. Ia berharap kesenian Madura, khususnya Daul Combodug, bisa dikenal lebih luas dan menjadi bagian dari identitas daerah.

Ketua Paguyuban Kampoeng Barisan Reng Manggis, Ahmad Maulidi (Bang Edi) dan Iwan Siswanto (Iwan) menyampaikan dengan semangat dan kekompakan tim biarpun berada di urutan 25 Daul Dugdug pada malam ini kita harus tampil yang terbaik di antara lainnya.

“Terimakasih saya ucapkan kepada seluruh panitia Daul Combodug dalam keikutsertaan Dugdug kami di parade tahun ini, mudah-mudahan kedepannya Kampoeng Barisan Reng Manggis bisa tampil lagi,” Harap Edi dan Iwan.

Dengan semangat “Atelasen e Sampang” parade ini menjadi wujud nyata kecintaan terhadap budaya dan komitmen bersama untuk menjadikan Sampang sebagai pusat pengembangan seni tradisional Madura. Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk terus menggelar dan mengembangkan event ini setiap tahunnya. (SIR)

Related Articles

Back to top button