Berita

PMII Sampang Gelar Unjuk Rasa di Depan Kantor DPRD dan Pemkab 

PMII Sampang Gelar Unjuk Rasa di Depan Kantor DPRD dan Pemkab

 

SAMPANG, SuaraPertiwi.id – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sampang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Sampang dan Pemkab sebagai bentuk protes terhadap kerusakan lingkungan yang dinilai semakin parah.

Aksi tersebut diikuti puluhan mahasiswa yang membawa poster dan spanduk berisi tuntutan terkait maraknya aktivitas tambang galian C yang diduga tidak terkendali. Mereka menilai, aktivitas tersebut menjadi salah satu penyebab utama banjir, kerusakan infrastruktur, serta menurunnya kualitas lingkungan di wilayah Sampang.

Dalam orasinya, massa aksi menyoroti lemahnya pengawasan pemerintah daerah terhadap aktivitas pertambangan, termasuk dugaan adanya tambang ilegal yang tetap beroperasi tanpa penindakan tegas. Selain itu, mereka juga menyinggung dampak kerusakan jalan akibat mobilisasi material tambang yang justru diperbaiki menggunakan anggaran daerah.

PMII Sampang menegaskan bahwa kondisi ini telah menimbulkan ketimpangan, di mana keuntungan dari aktivitas tambang dinikmati segelintir pihak, sementara dampaknya dirasakan luas oleh masyarakat

Koordinator Lapangan aksi Latifah menyatakan bahwa unjuk rasa ini merupakan bentuk tekanan kepada DPRD dan pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret. “Kami turun ke jalan karena kerusakan lingkungan di Sampang sudah tidak bisa ditoleransi. DPRD harus segera melakukan pengawasan dan mendorong penindakan terhadap tambang ilegal. Jangan sampai rakyat terus menanggung dampak kerusakan,” tegasnya.

Dalam aksi tersebut, PMII Sampang juga menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain audit menyeluruh terhadap perizinan tambang, penghentian aktivitas tambang ilegal, serta kewajiban reklamasi pasca tambang oleh pelaku usaha.

Aksi berjalan dengan tertib di bawah pengawalan aparat keamanan, sementara perwakilan massa aksi dijadwalkan melakukan audiensi dengan pihak DPRD Kabupaten Sampang. (SIR)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button