Berita

Tokoh Pemuda Milenial Desa Temoran Santuni Ratusan Anak-yatim, Sembako Hingga THR Jama’ah Ar-Rohmah

Tokoh Pemuda Milenial Desa Temoran Santuni Ratusan Anak-yatim, Sembako Hingga THR Jama’ah Ar-Rohmah

SAMPANG, SuaraPertiwi.id – Di tengah banyaknya kegiatan sosial yang kerap berakhir sebatas seremoni, Tokoh Pemuda Milenial Desa Temoran, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. H. Sulaiman, justru menunjukkan aksi nyata yang tak main-main. Pengusaha sukses besi tua Surabaya ini menggelar rangkaian kegiatan sosial besar-besaran dengan menyasar ratusan anak yatim.

Tak tanggung-tanggung, ratusan anak yatim menerima santunan langsung serta paket sembako dalam kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan. Bukan sekadar formalitas, acara tersebut berlanjut dengan buka puasa bersama yang melibatkan masyarakat luas dan pembagian sarung, jajaran Kecamatan Omben, hingga Pj Kepala Desa se-Kecamatan Omben serta mantan Kepala Desa.

Aksi sosial itu belum berhenti. Usai berbuka puasa bersama diiringi dengan pembagian sarung kepada tamu undangan yang hadir, H. Sulaiman kembali mengguyur kebahagiaan pada malam harinya, suasana religius berlanjut dengan pelaksanaan sholat tarawih berjamaah dan pembagian THR di Masjid Ar-Rohmah, Desa Temoran.

Sebagai penutup yang tak kalah mencuri perhatian, seluruh jamaah Masjid Ar-Rohmah kembali diguyur THR oleh H. Sulaiman. Langkah ini sontak menjadi sorotan, mengingat jarang ada kegiatan sosial yang berani “all out” hingga menyentuh seluruh lapisan masyarakat dalam satu rangkaian acara.

Dalam keterangannya, H. Sulaiman menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar pencitraan atau rutinitas tahunan tanpa makna.

“Ini bukan soal tampil atau dilihat orang. Ini soal tanggung jawab moral dan rasa kemanusiaan. Kalau kita diberi rezeki lebih, ya sudah seharusnya kita kembalikan ke masyarakat, apalagi kepada anak-anak yatim,” tegasnya.

Ia juga menyindir secara halus pihak-pihak yang hanya menjadikan kegiatan sosial sebagai ajang formalitas semata.

“Jangan sampai kegiatan sosial hanya jadi agenda tahunan tanpa ruh. Yang dibutuhkan masyarakat itu kehadiran nyata, bukan sekadar simbolik. Kami ingin memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan,” ujarnya lugas.

H. Sulaiman pun memastikan bahwa kegiatan berbagi seperti ini akan terus berlanjut dan bahkan diperluas ke depannya.

“Kami tidak ingin berhenti di sini. InsyaAllah kegiatan seperti ini akan terus kami jalankan dan tingkatkan. Selama masih diberi kemampuan, kami akan terus hadir untuk masyarakat,” tandasnya.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan tamu undangan. Selain mempererat silaturahmi, aksi ini dinilai sebagai contoh nyata kepedulian sosial yang bukan sekadar wacana, melainkan tindakan konkret yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. (SIR)

Related Articles

Back to top button