BeritaPeristiwa

Tabrakan Maut di Depan Kantor Kecamatan Torjun, Mahasiswa Tewas di Tempat

Tabrakan Maut di Depan Kantor Kecamatan Torjun, Mahasiswa Tewas di Tempat

 

SAMPANG, SuaraPertiwi.id — Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Torjun, tepat di depan Kantor Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Minggu (05/04/2026) dini hari sekitar pukul 00.10 WIB. Insiden tabrakan depan antara sebuah truk barang dan sepeda motor Honda Scoopy ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berdasarkan data yang dihimpun, kendaraan yang terlibat yakni truk barang bernopol L 8035 NJ yang dikemudikan Budianto (33), warga Pamekasan, serta sepeda motor Honda Scoopy bernopol M 5475 GF yang dikendarai Andika Dwi Putra Mubarok (20), warga Kecamatan Torjun, Sampang, yang saat itu berboncengan dengan Rokib (20).

Akibat kecelakaan tersebut, Andika mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara pemboncengnya, Rokib, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang untuk mendapatkan perawatan medis. Pengemudi truk beserta penumpangnya dilaporkan selamat tanpa luka.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sampang dalam keterangannya menyampaikan bahwa kecelakaan diduga terjadi akibat upaya mendahului kendaraan di depan dengan kecepatan tinggi.

“Truk melaju dari arah timur ke barat dan berusaha mendahului tiga kendaraan di depannya. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor. Karena jarak sudah terlalu dekat dan pengemudi tidak dapat menghindar, tabrakan pun tidak terelakkan,” ungkapnya.

Selain menelan korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 2 juta.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, khususnya pada malam hari, serta mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Kami mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan mendahului kendaraan jika kondisi tidak memungkinkan. Utamakan keselamatan, bukan kecepatan,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan, Satlantas Polres Sampang terus menggencarkan upaya preemtif dan preventif, seperti sosialisasi tertib berlalu lintas, patroli di titik rawan kecelakaan, hingga patroli malam (blue light).

Kepolisian berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat guna menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Sampang. (SIR)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button